Gelanggang Jakarta – Jakarta Pusat – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di kawasan Pasar Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Senin (1/6/2026) malam, menghanguskan sekitar 250 bangunan semi permanen dan menyebabkan tiga warga mengalami luka-luka.
Peristiwa bermula sekitar pukul 20.55 WIB di Kemayoran Gempol belakang Pasar Jiung, RT 002/RW 04, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik di salah satu rumah warga yang kemudian dengan cepat menjalar ke bangunan lain akibat padatnya permukiman di lokasi tersebut. Saksi mata menyebutkan api pertama kali terlihat dari dua rumah warga sebelum membesar dan merembet ke seluruh kawasan.
Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan 35 unit mobil pemadam kebakaran beserta 165 personel untuk memadamkan api. Kobaran api berhasil dilokalisir sekitar pukul 23.30 WIB atau hampir tiga jam setelah laporan pertama diterima petugas. Proses pemadaman menghadapi kendala karena sempitnya akses jalan dan padatnya bangunan di kawasan tersebut.
Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Ardiansyah mengonfirmasi tiga warga mengalami luka-luka akibat kebakaran. Dua korban bernama Puput dan Dika dirawat di RS Hermina Kemayoran, sedangkan satu korban lainnya, Suparno, mendapatkan perawatan di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM). Selain itu, sejumlah warga juga mengalami sesak napas akibat kepulan asap tebal yang menyelimuti lokasi.
Sebanyak 500 jiwa atau sekitar 300 kepala keluarga terdampak kebakaran dan terpaksa mengungsi ke tenda darurat yang didirikan di lahan kosong tidak jauh dari lokasi kejadian. Pemerintah DKI Jakarta bersama BPBD, Dinas Sosial, TNI, dan Polri telah menyiapkan empat tenda darurat untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal. Polres Metro Jakarta Pusat juga menyiapkan posko pengungsian di Lapangan Jusuf Hamka, Jalan Benyamin Suaeb, untuk pendataan dan koordinasi bantuan kedaruratan.
