Gelanggang Jakarta – Ibu Kota – Sejumlah pusat perbelanjaan dan gedung di Jakarta viral setelah memasang pagar tinggi menjelang Agustus 2026, memicu spekulasi di media sosial terkait isu aksi massa besar-besaran.
Sejumlah mal dan gedung di Jakarta mendadak menjadi perhatian publik setelah memasang pagar besi setinggi 2-3 meter. Fenomena ini viral di media sosial dan dikaitkan warganet dengan isu aksi massa besar-besaran pada Agustus 2026. Mal-mal yang memasang pagar antara lain Kota Kasablanka dan Blok M Plaza di Jakarta Selatan, serta sejumlah mal di Surabaya dan kota lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Jakarta masih aman dan terkendali. Hingga Sabtu (1/8/2026), Polda Metro Jaya belum menerima surat pemberitahuan resmi terkait rencana aksi unjuk rasa besar di wilayah hukumnya. Meski demikian, Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya terus memantau penyebaran flyer dan ajakan aksi di media sosial.
Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, membantah spekulasi tersebut dan menjelaskan pemasangan pagar merupakan identitas desain mal-mal di bawah naungan Pakuwon Group dengan prototipe dari Blok M Plaza. Pemagaran ini bertujuan untuk mencegah orang menyeberang sembarangan dan meningkatkan ketertiban, bukan mengantisipasi kerusuhan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pengelola mal dan perkantoran untuk melepas pagar yang baru dipasang, menilai kekhawatiran tersebut berlebihan. Pramono menegaskan Jakarta dalam kondisi aman dan pemerintah daerah bersama TNI-Polri akan terus menjaga keamanan ibu kota. Polisi juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan konten yang dapat menimbulkan keresahan publik.
