• Sun. Sep 20th, 2026

Gelanggang JKT

My WordPress Blog

Sopir Alphard Arogan Hancurkan Motor Ojek Pakai Batu di Pesanggrahan, Berakhir Damai

ByGelanggang Jakarta

Aug 19, 2026

Gelanggang Jakarta – Jakarta Selatan – Insiden pengrusakan motor ojek pangkalan oleh sopir mobil mewah Toyota Alphard menggunakan batu di Pesanggrahan menghebohkan media sosial pada Selasa (18/8/2026).

Seorang sopir mobil Toyota Alphard memukul dan merusak sepeda motor milik pengemudi ojek pangkalan Mulyadi (53) menggunakan batu di Jalan IKPN, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Selasa pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Kejadian bermula saat sepeda motor korban yang melaju di jalur paling kiri tidak sengaja bersenggolan dengan mobil Alphard, memicu kemarahan berlebihan sang sopir yang menuduh motornya menyebabkan goresan pada spion mobil mewahnya.

Sopir Alphard sempat meminta ponsel Mulyadi sebagai jaminan atas dugaan kerusakan, namun korban menolak karena merasa tidak menyebabkan kerusakan tersebut. Keluarga korban menduga goresan pada spion merupakan kerusakan lama yang tidak berkaitan dengan senggolan. Penolakan tersebut membuat situasi memanas, hingga sopir Alphard mengambil batu blok di pinggir jalan dan menghantam sepeda motor korban berkali-kali hingga rusak parah di bagian depan, sementara korban hanya bisa pasrah tanpa melakukan perlawanan.

Anak korban, Pras (26), mengungkapkan bahwa sopir Alphard mengaku sedang menghadapi banyak masalah dan pikiran sehingga melampiaskan emosinya kepada ayahnya. Video kejadian yang viral di media sosial memicu kemarahan publik dan perhatian kepolisian. Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam menyatakan pelaku memukul motor setelah mobilnya terserempet motor korban.

Insiden berakhir damai setelah mediasi digelar di rumah korban pada Selasa sore sekitar pukul 15.00-17.00 WIB yang dihadiri pihak perusahaan, sopir Alphard, keluarga Mulyadi, Ketua RT, dan Babinsa setempat. Pelaku menyampaikan permohonan maaf dan berjanji menanggung seluruh biaya perbaikan motor serta memberikan kompensasi kepada korban. Namun keluarga korban menyatakan proses penyelesaian belum sepenuhnya selesai dan akan menggelar mediasi kedua setelah motor selesai diperbaiki sambil mempertimbangkan langkah hukum berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *